Aku Menghidupkan Mimpi dan Cita-Citaku

SD Islam Al-Azhar Cairo Bandung mengadakan kolaborasi kegiatan English For Fun dan Profession Day, Rabu (28/10/2020). Kegiatan ini merupakan program kerja tahunan bidang Kurikulum dan Kemuridan SD Islam Al-Azhar Cairo Bandung. Harapannya, kegiatan ini menjadi langkah awal agar murid-murid tertarik mempelajari Bahasa Inggris dan mulai terbiasa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu jalan menuju cita-cita yang ingin mereka capai.

Kegiatan English For Fun dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Profession Day yang berlangsung secara luring di aula Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Bandung pada tanggal 28 Oktober 2020. Tema kegiatan kali ini ialah “Let your dream shine brightly and take it to the universe”.

Dikarenakan masih dalam masa pandemi, maka acara ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dari mulai kedatangan, saat kegiatan hingga kepulangan murid. Murid-murid SD Islam Al-Azhar Cairo Bandung terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka hadir dengan mengenakan kostum sesuai cita-cita yang akan mereka capai di masa depan. Ada yang mengenakan kostum pilot, dokter, model, pramugari, pengacara, pemadam kebakaran, dsb.

Selain dengan kehadiran murid-murid dan orangtua, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh native speaker dari negara Tajikistan yaitu Miss Sitora dan Kyrgyzstan yaitu Miss Zhibek. Murid-murid terlihat begitu bersemangat memperhatikan saat keduanya menjelaskan dan mendeskripsikan negara asal mereka. Tak hanya berbagi cerita, Miss Sitora dan Miss Zhibek juga mengajak murid-murid kelas 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq dan kelas 2 Al Biruni untuk menari tarian tradisional Tajikistan dan Kyrgyzstan bersama-sama.

Di kegiatan kali ini juga, semua murid kelas 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq tampil menari dan bernyanyi lagu “Cita-citaku”. Penampilannya disaksikan langsung oleh ayah dan bundanya. Kemudian mereka juga melakukan fashion show dengan mengenakan kostum sesuai dengan profesi yang dicita-citakannya yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setiap murid tampil satu persatu dengan memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris di depan judges, baru setelah itu menjawab pertanyaan-pertanyaan dari judges seputar cita-cita dan profesi yang telah mereka pilih.

Bersamaan dengan berlangsungnya proses kegiatan Profession Day kelas 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq, murid-murid kelas 2 Al Biruni mengadakan cultural exchange session bersama Miss Sitora dan Miss Zhibek. Mereka mendemonstrasikan permainan tradisi negaranya, dan murid-murid sharing mengenai permainan “Engklek” di Indonesia.

Selain menghadirkan native speaker, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh seorang chef muda bernama chef Pandu. Melalui kegiatan ini, murid-murid diedukasi untuk lebih mengenal berbagai macam profesi, salah satunya chef. Tujuannya adalah memahamkan kepada murid-murid bahwa yang jago masak tidak hanya perempuan, melainkan laki-laki juga tidak kalah jagonya. Memasak tidak hanya di dapur rumah untuk keluarga, tetapi juga bisa menjadi suatu bentuk pekerjaan. Chef Pandu juga menjelaskan jika ingin menjadi seorang chef, langkah pertamanya adalah dengan mencoba dan terbiasa membantu ibu memasak di rumah.

Di samping bercerita, chef Pandu juga menunjukkan bagaimana cara memasak kepada murid-murid. Dari mulai preparation, bahan-bahan, tools, sampai plating. Pada kesempatan ini chef Pandu mendemonstrasikan cara memasak “Bananas Flambe”. Murid-murid begitu antusias melihat demo dari chef Pandu.

Dikarenakan kegiatannya bersifat kompetisi, maka di akhir acara ada pengumuman untuk pemilihan tiga peserta terbaik dengan kategori 1st, 2nd, dan 3rd winner of fashion show competition yang diumumkan langsung oleh Miss Sitora dari Tajikistan dan Miss Zhibek dari Kyrgyzstan. Acara ditutup dengan profession photo session with family. Selain menyenangkan dan mengedukasi, kegiatan ini bisa menjadi moment yang berkesan bagi siswa untuk diceritakan di kemudian hari.