Persiapkan Diri Menjadi Pemimpin dalam Kegiatan SOUL’S OSIS 2020

“Kepemimpinan adalah kemampuan untuk menerjemahkan visi menjadi kenyataan”.

Warren Bennis

Itulah salah satu quote menarik yang disampaikan oleh Warren Bennis seorang Profesor Administrasi Bisnis dari University of Southern California. Berkaitan dengan kepemimpinan, sosok pemimpin sangat dibutuhkan dalam organisasi manapun baik itu di lingkup besar maupun kecil, karena sosok pemimpinlah yang akan menjadi kunci dalam suksesnya suatu organisasi. Pemimpin juga yang nantinya akan merealisasikan visi yang dibawanya untuk menjadi kenyataan.

Suksesi kepemimpinan dalam suatu organisasi baik formal maupun nonformal merupakan suatu kebutuhan mendasar yang menjadikan roda organisasi bisa berjalan dan berputar. Terhentinya suksesi kepemimpinan baik dalam organisasi kecil maupun besar akan berimbas dan berdampak luas terhadap iklim dan kinerja yang telah direncanakan. Maka dari itu, kita harus membentuk pondasi kepemimpinan yang kuat. Salah satu cara untuk melatih dan membentuk kepemimpinan dapat dipelajari di lingkungan pendidikan, antara lain dalam suatu organisasi-organisasi di sekolah yang salah satunya yaitu OSIS.

OSIS SMP Islam Al-Azhar Cairo Bandung sebagai salah satu organisasi intrakurikuler dalam sebuah lembaga formal akan mewadahi seluruh kreativitas siswa yang tersebar dalam berbagai jenis ekstrakurikuler dan berkewajiban membantu dan membina kelangsungan hidup organisasi-organisasi yang berada di bawahnya. Salah satu langkah yang diambil Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Bandung untuk mempersiapkan kader-kader pemimpin yang handal, profesional, dan berpikir maju adalah dengan mengadakan suatu kegiatan yang diberi nama SOUL’S (Succession of OSIS and Upgrade your Leadership Skill). Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk dan menciptakan seorang kader pemimpin yang mampu menjadi penggerak dan motivator dalam organisasi yang dimasukinya, sehingga peranan kepemimpinannya mampu mendinamiskan organisasi dalam mencapai tujuan.

Dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19, yang mana beberapa kegiatan masih harus dibatasi, maka rangkaian kegiatan SOUL’S OSIS ini pun dilaksanakan secara daring dan luring. Rangkaian acara pertama yaitu penyampaian visi dan misi dari seluruh calon pengurus OSIS yang dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2020. Acara dilaksanakan secara daring setelah proses KBM berangsung melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting.

Rangkaian acara selanjutnya ialah seleksi tulis yang masih dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting pada tanggal 12 November 2020. Semua peserta yang sudah memaparkan visi dan misi, mengikuti tes tulis secara serempak. Dari seleksi tulis ini terjaringlah delapan siswa yang selanjutnya melaju ke tahap seleksi wawancara untuk menjadi calon presiden OSIS SMP Islam Al-Azhar Cairo Bandung Periode 2020-2021.

Seleksi wawancara dilaksanakan di hari selanjutnya pada tanggal 13 November 2020. Delapan siswa yang lolos tahap seleksi tulis, mengikuti tahap wawancara secara daring. Dari seluruh tahapan seleksi, terpilihlah lima peserta yang selanjutnya dibawa ke Majelis Permusyawaratan Sekolah (MPS) untuk menentukan calon Presiden OSIS yang dilaksanakan pada tanggal 16 November 2020.

Di dalam forum MPS ditentukanlah tiga nama yang terpilih menjadi calon Presiden OSIS Periode 2020-2021. Mereka adalah Agniyola, Arya dan Darryl yang diumumkan pada tanggal 17 November 2020 di aplikasi Zoom Cloud Meeting. Selain pengumuman calon presiden, dilakukan juga pengundian nomor urut calon presiden. Agni mendapat nomor urut 01, Arya mendapat nomor urut 02, dan Darryl mendapat nomor urut 03.

Setelah mendapatkan tiga nama untuk calon presiden OSIS, maka tahapan selanjutnya yang harus dilaksanakan ialah masa kampanye. Kampanye dilakukan dalam 2 tahap, daring dan luring. Calon presiden OSIS kemudian memilih satu rekan untuk menjadi tim sukses saat kampanye. Agniyola memilih Nabila, Arya memilih Omar dan Darryl memilih Rafi untuk tim suksesnya. Selain didampingi oleh tim sukses, calon presiden OSIS juga didampingi oleh seorang konsultan yang membantu dan membimbing calon presiden OSIS selama masa kampanye.

Proses kampanye daring dilaksanakan melalui grup WhatsApp. Grup tersebut berisi semua siswa kelas 7, 8, konsultan setiap calon presiden, dan tim pengawas. Masing-masing calon presiden membuat poster dan membagikannya di grup WhatsApp tersebut. Selain poster, tim kampanye juga membagikan twibbon yang isinya foto calon presiden. Masa kampanye daring dilaksanakan dari tanggal 18-20 November 2020. Sedangkan pada tanggal 21 November 2020 dilaksanakan kampanye luring di Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Bandung sebelum pemilu berlangsung.

Rangkaian acara selanjutnya ialah ialah Leadership Basic Training yang dilaksanakan secara luring di Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Bandung pada hari Sabtu-Minggu tanggal 21-22 November 2020. Semua siswa yang akan menjadi pengurus OSIS diwajibkan mengikuti kegiatan ini.

Hari Sabtu, 21 November 2020 siswa SMP Islam Al-Azhar Cairo Bandung datang mengenakan seragam dan masker sebagai protokol kesehatan yang menjadi salah satu syarat berkegiatan di masa pandemi ini. Sebanyak 17 siswa mengikuti kegiatan ini. Acara dibuka dengan apel pagi lalu dilanjutkan dengan kontrak kegiatan.

Apel pembukaan acara Leadership Basic Training di Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Bandung

Setelah semua siswa paham dan sepakat dengan kontrak kegiatan tersebut, maka acara selanjutnya ialah pemberian materi pertama tentang Public Speaking yang disampaikan oleh Sir Erwin. Dalam penyampaiannya, Sir Erwin menjelaskan tentang bagaimana cara kita berbicara di depan umum dengan baik dan benar. Pemberian materi tersebut berlangsung selama 30 menit.

Materi tentang Public Speaking oleh Sir Erwin

Acara selanjutnya yang sangat ditunggu-tunggu pun tiba. Acara tersebut merupakan debat calon Presiden OSIS periode 2020-2021. Debat ini diikuti oleh 3 calon presiden OSIS dengan siswa-siswa calon pengurus OSIS sebagai audiens, acara juga dihadiri oleh tim panelis yang terdiri dari kepala sekolah, waka kesiswaan, dan pembina OSIS. Acara dibuka dengan bersama-sama menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya. Berikutnya yaitu doa, sambutan dari ketua KPU, dan penyampaian petunjuk dan teknis debat. Masing-masing calon presiden OSIS diberikan pertanyaan wajib dan mereka diberi waktu 1 menit untuk menjawab. Setelah itu, mereka diberikan pertanyaan pilihan yang sudah disediakan oleh panitia. Sesi selanjutnya ialah pertanyaan dari audiens. Ada 3 audiens yang melontarkan pertanyaan untuk masing-masing calon presiden. Sesi terakhir dari debat ini ialah Sesi pro-kontra. Semua calon presiden diberikan beberapa kasus, dan masing-masing harus memberikan pendapatnya apakah pro terhadap statement yang disampaikan atau justru kontra. Sesi debat berakhir setelah Dzuhur dan ditutup dengan closing statement dari masing-masing capres.

Setelah istrirahat, rangkaian penyampaian materi kedua tentang self-management to team management yang disampaikan oleh Miss Ima dan Sir Dia. Penyampaian materi ini bertujuan agar siswa paham dan mengerti bagaimana me-manage dirinya untuk bisa me-manage tim yang lebih besar khususnya dalam organisasi nanti.

Setelah selesai pematerian kedua, siswa-siswi kembali berkumpul di lapangan untuk melakukan pemasangan tenda. Sebelum memasang tenda, siswa-siswi diberi materi tentang bagaimana cara memasang tenda yang baik dan efisien oleh Sir Idham. Setelah itu siswa-siswi dibagi ke dalam lima kelompok untuk membangun lima tenda. Masing-masing dari mereka bahu membahu membangun tenda tersebut sesuai dengan instruksi dan tata cara yang sebelumnya telah disimak oleh mereka. Pemasangan tenda berlangsung selama 15 menit. Setelah semua tenda berdiri mereka bersiap untuk shalat Ashar berjamaah.

Setelah selesai shalat Ashar berjamaah, seluruh siswa kembali ke aula untuk persiapan kampanye terakhir dari masing-masing capres dengan tim suksesnya. Masing-masing dari mereka berkampanye mengutarakan visi dan misinya. Tim suksesnya membantu membagikan poster kepada peserta yang nantinya akan memilih. Kampanye berjalan selama 20 menit.

Selanjutnya mereka semua bersiap ke TPS untuk memilih siapa yang nantinya akan menjadi Presiden OSIS SMP Islam Al-Azhar Cairo Bandung Periode 2020-2021. Sebelum menggunakan hak suaranya, mereka terlebih dahulu diberikan arahan untuk memilih oleh ketua KPU. Setelah itu, satu persatu dari mereka memasuki bilik suara dan menggunakan hak pilihnya pada iPad yang sudah disediakan di dalam bilik suara. Setelah memilih, mereka mencelupkan salah satu jarinya ke dalam tinta layaknya pemilu yang biasa dilakukan di Indonesia. Tidak hanya siswa, semua guru dan staf sekolah Islam Al-Azhar Cairo Bandung juga ikut serta menggunakan hak suaranya.

Setelah proses pemilihan selesai, siswa-siswi diarahkan untuk memasak dengan bahan-bahan yang telah tersedia. Siswa-siswi dibagi ke dalam tiga tim yang masing-masing dipimpin oleh capres OSIS. Ada tim yang memasak bayam, menggoreng tahu dan tempe, dan ada yang membuat sambal serta nasi. Setelah selesai memasak, mereka semua bahu membahu membersihkan kembali area masaknya dan bersiap untuk makan di ruang kelas yang sudah ditentukan. Acara masak, makan, dan mandi berakhir tepat ketika adzan Maghrib berkumandang. SIswa-siswi bersiap untuk shalat Maghrib berjamaah.

Setelah shalat Maghrib berjamaah, semua siswa, guru, dan staf mengikuti ta’lim yang diisi oleh pembina Yayasan Amanatul Qur’an Dauly yaitu Bapak Hj. Dadi Supriadi, S.T., S.H. Acara ta’lim berlanjut hingga ba’da Isya pukul 20.00.

Ta’lim bersama pembina Yayasan Amanatul Qur’an Dauly, Bapak Hj. Dadi Supriadi, S.T., S.H.

Acara selanjutnya ialah pengumuman Presiden OSIS terpilih yang dilaksanakan di aula sekolah. Semua siswa, guru, dan staf berkumpul di aula untuk menunggu detik-detik pengumuman yang diumumkan oleh Sir Erwin. Mereka terlihat penasaran dan menunggu nama siapa yang terpilih untuk presiden OSIS SMP Islam Al-Azhar Cairo Bandung pertama. Akhirnya nama itu pun keluar, Sir Erwin selaku MC menyebutkan bahwa yang terpilih menjadi presiden OSIS Periode 2020-2021 adalah Pradipta Arya Wismaya, capres dengan nomor urut 02. Semua ikut senang mendengarnya. Simbolisasi dilakukan dengan memberikan selempang secara langsung oleh kepala sekolah.

Setelah terpilihnya Arya sebagai presiden OSIS, acara selanjutnya ialah pengarahan untuk pembentukan kabinet oleh Sir Dia. Sir Dia memberitahu bahwa nantinya akan ada sembilan kementrian yang harus diisi setelah terpilihnya Arya menjadi presiden OSIS.

Tibalah pada materi ketiga yaitu teknik rapat dan diskusi yang dibawakan oleh Miss Annisaa dan Miss Kheke. Teknik rapat dan diskusi ini langsung mengarahkan Arya untuk mengadakan rapat pembentukan kabinet. Arya sebagai presiden terpilih maju ke depan untuk memimpin jalannya rapat. Lalu Arya memilih Aiman sebagai notulis rapat untuk mencatat apa saja yang terjadi selama rapat berlangsung. Diskusi dan rapat berjalan selama 30 menit hingga terpilihlah menteri-menteri yang nantinya akan menemani Arya dalam kepengurusan OSIS selama satu tahun ke depan. Setelah terpilih dan terbentuk kabinetnya, acara selanjutnya ialah mentor time yang bertujuan untuk mengarahkan anggota kementerian terpilih untuk mengetahui apa yang harus dan akan mereka lakukan selama 1 tahun ke depan.

Setelah sesi bersama mentor selesai, berikutnya adalah simbolisasi pelantikan Pengurus OSIS Periode 2020-2021. Presiden dan setiap menteri masing-masing memegang satu obor untuk berikrar. Acara ditutup dengan api unggun dan performance dari guru dan siswa. Pukul 23.30 siswa sudah memasuki tenda untuk beristirahat.

Hari Minggu, 22 November 2020 pukul 02.30 mereka dibangunkan untuk Evaluasi Diri. Semua siswa berkumpul di lapangan dan dibagi ke dalam beberapa kelompok. Siswa harus melewati sebanyak 2 pos untuk sampai pada pos 3, pos evaluasi diri. Pos 1 yaitu seputar Pengetahuan dan pos 2 seputar keagamaan. Seusai acara tersebut, siswa diarahkan ke mushalla untuk bersiap shalat Tahajud dan persiapan shalat Shubuh berjamaah. Ba’da shalat Shubuh berjamaah, dilanjutkan dengan membaca al-ma’tsurat dan tausiyah Shubuh yang diisi oleh Ust. Epi.

Di pagi hari, seluruh siswa, guru, dan staf melakukan senam pagi bersama di lapangan yang dipimpin oleh Sir Erwin. Setelah senam, dilanjut dengan sarapan bersama. Selanjutnya, siswa-siswi seluruhnya berkegiatan di lapangan dan diisi dengan kegiatan ice breaking dan problem solving & trust games yang sudah disiapkan oleh panitia. Diantaranya ialah: trust fall, electric wire, dan water cannon. Semua siswa mengikuti dengan antusias.

Acara ditutup dengan upacara pelantikan pengurus OSIS Periode 2020-2021 di lapangan dan pengarahan langsung dengan Pembina OSIS SMP Islam Al-Azhar Cairo Bandung Periode 2020-2021.

Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan SOUL’S OSIS SMP Islam Al-Azhar Cairo Bandung Periode 2020-2021 berjalan dengan lancar. Semoga dengan dilaksanakannya rangkaian kegiatan ini bisa membuat siswa lebih mantap melangkahkan diri untuk menjadi pemimpin baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain dalam suatu organisasi.